Tanam Pohon, Bangun Karakter Anak Cintai Alam

Padang rumput di balik Village Flores terlihat gersang akibat musim panas yang berkepanjangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Beberapa area mulai terbakar lantaran udara panas dan angin yang bertiup kencang dari arah pantai. Kondisi ini mengusik keamanan anak-anak yang berada tak jauh dari perbukitan. “Berpihaklah kepada alam sebelum alam berpihak kepada manusia,” kata Pak Elias salah seorang pembina di SOS Children’s Village Flores yang perihatin melihat kondisi tersebut.

2017-07-23-Penanaman-bakau-(1).png

Berlatar belakang kondisi tersebut, tercetus ide untuk mengajak anak-anak mencintai alam sejak dini melalui kegiatan penanaman pohon. Merawat tumbuhan dan mencintai alam merupakan bagian dari pembentukan mental dan karakter anak untuk membangun sikap peduli alam sekitar. Sebanyak 77 orang yang terdiri dari anak, remaja, dan ibu-ibu SOS Children’s Village Flores, terlibat dalam sebuah kegiatan menanam pohon dilaksanakan pada bulan Juli lalu.

2017-07-23-Penanaman-bakau-(7).png

Mendapat dukungan dari Pak Akong, pemilik hutan bakau, bertempat di Pantai Mangrove Magepanda, anak-anak begitu antusias menanam ratusan pohon bakau yang dapat membantu mengurangi abrasi pantai. Pak Akong sendiri yang mengajarkan tahap demi tahap cara menanam yang benar. “Pohon kecil yang kalian tanam akan memberi dampak besar bagi alam untuk manusia,” ujar Pak Ambrosius Moan, Village Director SOS Children’s Village Flores, yang ikut dalam kegiatan tersebut. Selain membangun karakter bagi perkembangan anak, setiap kegiatan yang dirancang bagi anak dan remaja diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sekitar.

 
  • Atas
  • Cetak