Meilinda, Gadis Pendiam Juara Lari 100 M

Sore itu, Juli 2001, seorang bayi perempuan mungil yang baru berusia 2 bulan datang ke SOS Children’s Village Semarang. Ibu Ratnaningsih dengan suka cita menerima sang bayi dalam dekapannya. Meilinda, begitu nama si bayi, kemudian dibesarkan dengan penuh kasih sayang di rumah 12 dengan 8 saudaranya. Sejak kecil, Meilinda dikenal sebagai anak yang pendiam. Saat hendak masuk ke Sekolah Dasar, Ia dideteksi mengalami keterlambatan dalam belajar, sehingga tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolah umum.

meilinda-web.png

Meski dengan keterbatasannya, Meilinda tetap tumbuh tak pernah patah semangat. Ia selalu bergembira mengikuti setiap kegiatan yang ada di Village, mulai dari olahraga, menari, mengaji, dan keterampilan lainnya. Di sekolah, Ia pun selalu bersemangat mengukir prestasi. Olahraga atletik cabang lari menjadi andalannya. Sejak duduk di bangku SMP, Ia sering mengikuti berbagai lomba lari dan membawa pulang medali. Terakhir Ia berhasil lolos mewakili Semarang dalam ajang O2S (Olimpiade Olahraga antar Sekolah) se Jawa Tengah khusus anak berkebutuhan khusus untuk kategori lari 100 M. Ia pun berhasil menjadi juara kedua. Tak hanya lari. Tahun lalu, Ia dan kawan-kawannya berhasil mejuarai kompetisi tari di tingkat provinsi.

Para pembina di Village Semarang melihat potensi luar biasa yang dimiliki Meilinda. Mereka yakin Meilinda bisa berprestasi lebih apabila dipupuk kepercayaan dirinya, terutama dalam hal bicara di depan publik. Ia pun diberi kesempatan untuk menjadi MC di salah satu kegiatan di Village Semarang. “Saya yakin setelah dipercaya menjadi MC dia akan mau bicara lebih banyak. Benar saja, setelah momen tersebut, Ia kini menjadi lebih cerewet dan lebih PD. Saya berharap Meilinda bisa lebih berkembang dari sekarang,” ujar Jesaya, salah satu edukator Village Semarang.

SOS Children’s Villages percaya bahwa setiap anak, apapun keadaannya, berhak mendapat perlakuan yang sama dan tumbuh dalam kasih sayang keluarga. Meilinda tak terkecuali. Tak henti-hentinya Ibu, saudara, teman dan seluruh staff di Village Semarang memberi dukungan padanya agar terus berprestasi. Kita tunggu cerita-cerita menarik lainnya dari Meilinda dan tentunya anak-anak di seluruh SOS Children’s Villages Indonesia.
  • Atas
  • Cetak