Kompetisi Panganan Lokal, Upaya Kenalkan Makanan Asli Flores

Sebagai upaya mempertahankan ketahanan pangan lokal, SOS Children’s Village Flores mengadakan sebuah kompetisi masak menggunakan bahan baku lokal. Dikuti oleh 15 keluarga dan rumah remaja, kegiatan yang didukung oleh PKK Kabupaten Sikka ini juga memberikan edukasi tentang gizi dari tiap jenis makanan yang dapat diolah menjadi sumber  gizi. Berbagai jenis umbi-umbian, ikan laut, sayuran hijau, pisang dan berbagai jenis bahan disediakan bagi seluruh peserta. Kreatifitas peserta dalam mengolah tiap jenis bahan baku diuji dalam ajang ini. Mereka tidak hanya dituntut untuk memasak makanan yang lezat, namun juga kaya gizi. Hasil olahan masakan para ibu menjadi beragam pangan diantaranya sate dari talas, nasi dari kacang tanah, aneka olahan ikan hingga, makanan pencuci mulut dari labu kuning.

penganan-flores-web.png

Pertumbuhan anak yang sehat berawal dari makanan yang bergizi. Village yang berlokasi di Kabupaten Sikka, Maumere, terletak di pesisir pantai. Hal ini membuat daerah tersebut kaya akan hasil tangkapan ikan segar, sehingga para ibu SOS bisa mencukui gizi anak-anak dengan berbagai makanan olahan ikan. Kesadaran makan sayur juga mulai dikembangkan di Kabupaten Sikka oleh SOS Children’s Village Flores dengan memberikan pelatihan menanam sayur di pekarangan rumah kepada keluarga-keluarga di sekitar village.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka SOS Day ke 68. Selain penyuluhan gizi baik, berbagai kegiatan lain pun dihadirkan untuk memeriahkan suasana seperti kerja bakti di lapangan Gelora Samador Sikka bersama Dinas Sosial dan penyuluhan bahaya narkoba dan HIV oleh Yakestra (Yayasan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat) Sikka.  Keterlibatan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat ini sangat membantu SOS Children’s Village Flores dalam mewujudkan lingkungan yang nyaman dan aman bagi tumbuh kembang anak.
  • Atas
  • Cetak