#KadoUntukIbu: Anak Ku Harus Taat Pada Tuhan Agar Sukses Kelak

“Selamat ulang tahun ibu!” teriak Sintya gadis kelas empat SD sembari berlari membawa sebuah bungkusan kecil. “Ini untuk ibu!” ujarnya polos. Dengan wajah riang Ibu Monik menyambut gadis kecilnya dalam rangkulan. “Wah, terima kasih ya. Dari mana kau dapat uang untuk beli kue ini nak?” tanya sang ibu dengan logat khas Medan sambil tersenyum gembira. “Aku kumpulin uang aku bu” ujar Sintya sambil tersipu malu. Itulah momen kecil yang selalu membuatnya terus bertahan menjadi ibu bagi anak-anak di village Medan.

Monica Jeany Rosa Bangun, atau yang biasa dipanggil Ibu Monik hampir sepuluh tahun menjadi ibu di rumah Kemuning SOS Children’s Villages Medan. Berawal dari informasi kakaknya yang memberitahukan tentang lowongan menjadi ibu asuh. Ibu Monik yang saat itu sedang mencari pekerjaan pun segera membuat lamaran. Gayung bersambut, lamarannya mendapat respon dan ia dipanggil untuk menjalani beberapa tes. Ibu Monik bersama empat ibu lainnya berhasil lulus dan bersiap memulai pekerjaan barunya.

Wanita kelahiran Sabang 3 Januari 1970 ini menjadi ibu pertama di SOS Children’s Village Medan. Belum ada bangunan rumah-rumah seperti village lain yang ia dengar saat tes. Sebuah rumah sederhana dengan tiga kamar menjadi tempat pertamanya. Bersama empat teman seperjuangannya, Ibu Monik memulai dari merapikan rumah tersebut untuk menyambut 20 anak pertama SOS Children’s Village Medan. Sekitar tiga bulan, Ibu Monik berbagi tugas mengasuh anak-anak di rumah sementara. Maret 2006, pembangunan village Medan yang berlokasi di daerah Seroja Medan Tuntungan selesai. Ibu Monik pun bisa memulai hari barunya menjadi ibu di rumah Kemuning.
 


 

Tak banyak yang diharapkan dari anak-anaknya selain mereka bisa sukses menjadi anak yang mandiri dan taat kepada Tuhan. “Anak-anak saya harus taat kepada Tuhan, karena itulah dasar dari segalanya. Siapa yang taat pada Tuhan dan bekerja keras, dia yang pasti sukses.” ucap Ibu Monik yang mengutamakan pendidikan agama kepada anak-anaknya. Hampir sepuluh tahun ia menjadi ibu, banyak kejutan yang diberikan anak-anak untuknya. Prestasi cemerlang, tekun beribadah, sikap sopan dan santun menjadi hadiah untuknya setiap hari. “Semoga ibu semakin bijaksana ya” ucap seorang anaknya saat kejutan ulang tahunnya ke 43 dan selalu menjadi motivasi di dalam setiap perjalanan tugasnya.
 

  • Atas
  • Cetak