Maria Magdalena Ince telah menjadi bagian dari keluarga besar SOS Children’s Villages Indonesia sejak Ia berusia lima tahun. Ia tinggal di Village Semarang bersama Ibu Anna Suminrasih yang selalu mendukungnya untuk meraih prestasi. Ya, Ince, begitu Ia akrab disapa, memang anak yang berprestasi di bidang olahraga Sambo.

Kegemarannya terhadap cabang olahraga asal Rusia ini bermula ketika Ia duduk di bangku SMP. Dari satu pertandingan ke pertandingan lain, Ince selalu menjajal kemampuan dirinya. Puluhan medali pun berhasil Ia kumpulkan dari hobinya ini. Kini, Ia tengah mempersiapkan diri mewakili Indonesia dalam ajang Asian Games 2018 yang akan digelar Agustus mendatang. “Awalnya, aku belajar Sambo hanya untuk mengisi waktu luang. Namun, Mas Bayu, pelatihku dulu selalu memacuku untuk terus berkembang dan memiliki potensi seperti sekarang ini,” kata Ince.

Persiapannya-Ince-1.png

Dalam rangka persiapan menuju Asian Games 2018 ini, Ince bersama enam orang perwakilan Indonesia lainnya telah mengikuti program uji coba Asian Games cabang Sumbo kelas 48 kg di Mongolia pada 10-14 Mei 2018. Dalam uji coba di Mongolia Ia harus melawan ketakutan dirinya saat bertanding menghadapi lawan dari Kazakstan dan Mongolia. Dari usaha itu, gadis yang kini menempuh pendidikan di Universitas Negeri Semarang ini berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia.

Perjuangan Ince masih harus berlanjut. Sepulang dari Mongolia Ia harus segera berangkat ke Korea selama dua minggu mengikuti pelatihan, kemudian lanjut ke Rusia selama seminggu. “Betapa beruntungnya aku boleh melancong ke berbagai negara sambil mengejar prestasi,” ujar Ince bangga.

Persiapannya-Ince-2.png

Sambo menjadi cabang olahraga terakhir yang mengadu laga di gelaran Asian Games 2018. 31 Agustus 2018, bertempat di Asembly Hall  Jakarta Convention Center, Ince maju bertanding di kelas 48 kg melawan Aizhan Zhylkybayeva dari Kirgizstan. Berhasil lolos hingga tahap semifinal, Ince harus mengakui ketangguhan lawan-lawannya. Airmata menetes saat Ince mendapat kunjungan dari ketua KONI – Tono Suratman karena gagal memberikan emas bagi Indonesia. 

Apa yang diraih Ince merupakan hasil dari dukungan para Sahabat yang tak pernah berhenti. “Sahabat yang baik, terima kasih telah mendukung aku ya di ajang Asian Games 2018 nanti. Seluruh jerih payah ini akan aku persembahkan bagi Indonesia. Aku pun berharap adik-adikku memiliki kesempatan yang sama untuk mengharumkan negeri dengan prestasi. Terima kasih, Sahabat,” pesan Ince untuk Sahabat SOS yang senantiasa mendukungnya.

  • Atas
  • Cetak