“Setiap anak harus punya kegiatan yang memacu mereka menggali potensi diri, walaupun hobi mereka hanya memanjat pohon,” sepenggal kalimat Anna Justiana - Village Director SOS Children’s Village Banda Aceh dalam pertemuan bersama para ibu SOS tiga tahun lalu. Hal ini lah yang menjadi cikal bakal dimulainya latihan panjat tebing di Village Banda Aceh.



Tiga tahun berselang, olahraga yang membutuhkan keterampilan, keberaniaan, dan perhitungan detail dalam menentukan langkah ini cukup diminati oleh anak-anak di Village Banda Aceh. Seminggu sekali  mereka berlatih bersama Bang Marwan, seorang atlet panjat tebing sekaligus anggota Mapala Leuser yang tergabung dalam FTPI (Federasi Panjat Tebing Indonesia). Setiap Rabu sore, anak-anak berlatih menggunakan papan tebing milik TNI AU yang berada di Blang Bintang. Minat yang cukup banyak dari anak-anak membuat lokasi latihan harus pindah ke Stadion Harapan Bangsa yang berada di kota Banda Aceh dan sesekali menggunakan papan panjat tebing milik Mapala Leuser.


Ketinggian tak menyurutkan nyali para pemanjat tebing cilik SOS untuk beradu di laga lomba. Bertempat di Universitas Syahkuala Banda Aceh, 12 remaja SOS Children’s Village Banda Aceh mengadu kemampuan dalam ajang “Leuser Wall Climbing Open Tournament 2016” tingkat Provinsi pada 7 – 11 Desember 2016. Laga yang diadakan sebagai ajang uji kemampuan antar club panjat tebing se-provinsi Banda Aceh ini, diikuti oleh ratusan peserta yang berusia 13 – 16 tahun.


Usaha dan ketekunan berlatih para pemanjat cilik SOS membuahkan hasil. Medali emas berhasil diraih oleh Bintang Afrial Maulana (13th) dan medali perak diraih Fatlurrahman (13th). Prestasi ini bukan kali pertama diraih oleh anak-anak SOS Children’s Villages Banda Aceh di bidang olahraga. Taekwondo juga menjadi olahraga yang memberikan nama harum bagi SOS melalui prestasi-prestasi yang membanggakan.


Dukungan dari para Iibu SOS juga memberikan kontribusi besar bagi tercapainya prestasi-prestasi gemilang. Hampir tiga tahun berlatih di papan panjat tebing yang berada di luar village, tahun ini SOS Children’s Village Banda Aceh bisa memiliki sebuah papan panjat tebing yang didirikan di tengah area village. Berkat dukungan para Sahabat, berbagai fasilitas penunjang dapat didirikan sebagai sarana pengembangan potensi diri.  
  • Atas
  • Cetak